Pages

Blogroll

Senin, 27 Februari 2012

"VOICE ART CHOIR" Paduan suara yang mendunia

Satu lagi bukti potensi besar bangsa Indonesia dalam bidang musik dan vokalia yang telah diakui di dunia....  
Pada Konser Amal 'Unity in Christmas'. (Foto: Safari Sidakaton)Pada Konser Amal 'Unity in Christmas'. (Foto: Safari Sidakaton)Saat ini Indonesia boleh berbangga. Karena, berbagai kekayaan kebudayaan dan kesenian yang dimilikinya telah membuat Indonesia semakin dikenal dunia. Apalagi, keragaman budaya dan kesenian tersebut juga telah berhasil menjadi juara di ajang internasional. Salah satu budaya dan kesenian yang selalu tampil dan berhasil menjadi juara adalah paduan suara yang bernama Voice Art Choir (VAC).
VAC adalah sebuah grup paduan suara yang memiliki keanggotaan dari beberapa macam tingkatan usia. VAC terbentuk dari sepulangnya beberapa anggota VAC dari 4th World Choir Games, di Xiamen, China tahun 2006. VAC yang bersekretariat di Komplek Ruko Golden Boulevard Blok F2/37, Jalan Pahlawan Seribu, Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang ini, kerap tampil dalam berbagai ajang kompetisi nasional dan internasional.
Di Pattaya, Thailand. (Foto: Dok. Voice Art Choir)Di Pattaya, Thailand. (Foto: Dok. Voice Art Choir) Hingga saat ini berbagai kegiatan telah dilakukan VAC diantaranya adalah Konser Together in Harmony di Goethe Haus pada tahun 2007. VAC juga tampil dalam persiapan Olympic Choir di Graz, Austria, tahun 2008. VAC juga mendapat kehormatan dengan diundang untuk berkompetisi di 1st Vietnam International Choir Festival and Competition, di Hoi An, Vietnam, pada tahun 2011. 1st Vietnam International Choir Festival and Competition merupakan ajang untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki oleh paduan suara di seluruh dunia. Dalam ajang ini, VAC mengikuti kategori folklore dan mendapatkan Medali Silver level 6.
Sementara konser di dalam negeri yang pernah diikuti mereka adalah mengisi acara launching apartemen milik Bakrie Group di Kuningan, tahun 2006. Menyelenggarakan Lomba Paduan Suara Lagu-lagu Natal se-Jabodetabek, bulan Desember tahun 2009. Mengisi acara Natal di Mal Teraskota, BSD, bulan Desember tahun 2009, serta pembuatan live recording lagu Mars untuk Dana Pensiunan Perkebunan, Mei 2010.
Foto: Dok. Voice Art ChoirFoto: Dok. Voice Art Choir VAC juga mengisi acara Valentine dan Tahun Baru China di Mal Teraskota, BSD, bulan Februari tahun 2010. Mengisi acara Natal di Commonwealth Bank and Commonwealth Insurance, bulan Desember tahun 2010. Mengisi acara Christmas Carol di Podomoro Group di bulan Desember tahun 2010, serta mengisi acara launching apartemen di Mal Seasons City, bulan Desember tahun 2010.
Sepanjang bulan Desember 2011 kemarin, VAC juga disibukkan oleh beberapa event di antaranya: setiap Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan puji-pujian Natal di beberapa gereja. VAC juga turut serta dalam Pemecahan Rekor MURI untuk Singing Christmas Tree terbanyak, yang diselenggarakan oleh Central Park Jakarta. Selain itu, turut serta dalam Unity in Christmas -sebuah Charity Concert yang digelar TNOL Peduli dan Forum Musik Indie Indonesia (FORMI), di Blok M Plaza, selama bulan Desember tahun 2011. VAC juga mengisi puji-pujian pada perayaan Natal di beberapa perusahaan swasta di Jakarta.
Saat rekaman. (Foto: Dok. Voice Art Choir)Saat rekaman. (Foto: Dok. Voice Art Choir) Menindaklanjuti prestasi internasionalnya, VAC berencana untuk menghadiri undangan berkompetisi pada 1st Xinghai International Choir Championships, yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 8-14 November 2012, di Xinghai, Guangzhou (Canton), China. Dalam ajang tersebut, VAC juga akan melakukan konser bersama beberapa perwakilan dari negara-negara lain, guna memperkenalkan dan menampilkan kebudayaan Indonesia melalui tari-tarian dan nyanyian.
Menurut Grace Patricia S.Pd, President of Voice Art, dibentuknya VAC guna melestarikan kekayaan kebudayaan dan kesenian yang miliki Indonesia. Dan VAC merupakan salah satu wadah untuk mengembangkan kesenian dan kebudayaan Indonesia melalui talenta, bakat dan kemampuan, salah satunya adalah mengembangkan kebudayaan Indonesia dalam bidang musik pada umumnya dan paduan suara pada khususnya.
Di Xiamen, China. (Foto: Dok. Voice Art Choir)Di Xiamen, China. (Foto: Dok. Voice Art Choir)“Melalui bernyanyi kita dapat membangun rasa seni dan budaya, untuk mengekspresikan keluhuran manusia, sekaligus menunjukkan keluhuran budaya bangsa Indonesia,” kata Grace Patricia S.Pd, President of Voice Art, yang ditemui TNOL belum lama ini.
Melalui bernyanyi, sambung Grace, maka bangsa Indonesia mampu membuktikan diri sebagai bangsa yang mampu menggali keragaman menjadi kekayaan yang membanggakan. Dengan bernyanyi, juga mampu memupuk kehidupan yang rukun dan bersatu antar penduduknya.
Hal ini sesuai dengan visi dan misi VAC, yakni membentuk kelompok vokal yang berkarakter baik dan berkepribadian matang. Selain itu, mengembangkan kemampuan vokal dengan berprestasi yang setinggi-tingginya, dan juga bersosialisasi baik di antara para anggotanya. “Misi VAC lainnya, melatih kemampuan berorganisasi bagi anggota, yang berguna kelak dalam hidup bermasyarakat,” jelasnya.
Youth & Adult Recording. (Foto: Dok. Voice Art Choir)Youth & Adult Recording. (Foto: Dok. Voice Art Choir)Hingga saat ini, VAC memiliki beberapa kelompok, seperti Voice Art Children Choir (anak-anak), Voice Art Youth Choir (Remaja), Voice Art Adult Choir (Dewasa), Voice Art Female Choir (Wanita), Voice Art Male Choir (Pria), dan saat ini juga baru terbentuk Voice Art Chamber Orchestra. VAC akan terus mematangkan kemampuannya, dengan penuh kedisiplinan, dalam berbagai macam bentuk kesibukan anggotanya pada berbagai event, baik itu di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Seiring berjalannya waktu, membuat VAC dapat menampilkan gubahan lagu paduan suara dengan repertoire yang bervariasi, antara lain: Classic, Folk, Modern, Jazz, baik dengan iringan orkestra, musik tradisional, atau bahkan dengan iringan “Dua Warna”.
Di Xiamen, China (Foto: Dok. Voice Art Choir)Di Xiamen, China (Foto: Dok. Voice Art Choir)Terkait dengan keikutsertaan mereka dalam berbagai event, Grace mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk mengembangkan dan juga meningkatkan apresiasi terhadap seni musik dan seni suara dalam paduan suara. Keikutsertaan mereka juga untuk menampilkan dan memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional, sebagai negara yang kaya akan kesenian dan kebudayaan.
“Keberhasilan Voice Art tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik berupa materi maupun moral, di samping usaha dan kerja keras yang kami upayakan semaksimal mungkin, untuk dapat memberikan hasil yang terbaik pada setiap kesempatan yang telah diberikan,” pungkas Grace.

0 Omelan:

Poskan Komentar